Scroll untuk baca artikel
Buku

Buku Prabowonomics Karya Yonge Sihombing Uraikan Masa Kecil Prabowo

23
×

Buku Prabowonomics Karya Yonge Sihombing Uraikan Masa Kecil Prabowo

Sebarkan artikel ini

Jakarta, Juli 2026 – Buku “Prabowonomics: Gerakan Besar Ekonomi Rakyat Dengan Hasil Terbaik Cepat” karya Yonge Sihombing, S.E., M.B.A. yang diterbitkan Global Aksara Pers membuka kisahnya dari awal: masa kecil Presiden Prabowo. Bab ini menjadi pintu masuk dari total 6 Bagian, 42 Bab, dan 946 Halaman yang merangkum pemikiran hingga kebijakan ekonomi nasional.

Yonge Sihombing menulis, masa kecil Prabowo diwarnai lingkungan keluarga intelektual dan nasionalis. Sebagai putra Prof. Dr. Soemitro Djojohadikoesoemo, ekonom senior Indonesia, Prabowo sejak kecil sudah akrab dengan diskusi tentang ekonomi, politik, dan sejarah.

“Lingkungan keluarga menanamkan dua hal penting: cinta tanah air dan keberanian berpikir besar untuk rakyat. Itu fondasi yang kemudian kita lihat di Asta Cita,” urai Yonge dalam buku tersebut.

Nilai Disiplin dan Pendidikan.
Dalam buku ini diuraikan bagaimana nilai disiplin, tanggung jawab, dan pengabdian ditanamkan sejak dini. Pengalaman tinggal di beberapa negara karena penugasan orang tua juga membentuk wawasan Prabowo tentang ketimpangan global. Pengalaman itu yang kemudian dibedah lebih dalam di Bagian 2 “Konsep Prabowonomics” tentang Paradoks Ekonomi Global dan Perang Ekonomi Global.

Pendidikan formal dan informal tentang Pancasila, sejarah perjuangan, dan kebudayaan Indonesia juga jadi sorotan. Menurut Yonge, ini yang membuat visi “ekonomi kerakyatan” bukan sekadar jargon, tapi berakar pada pemahaman tentang kondisi rakyat sejak awal.

Dari Masa Kecil ke Kebijakan.
Bagian ini sengaja diletakkan di awal buku karena menjadi jembatan penting. Yonge menghubungkan empati yang tumbuh sejak kecil dengan lahirnya program prioritas seperti MBG, CKG, Koperasi Merah Putih, Swasembada Pangan, dan Pemberantasan Kemiskinan yang dirinci di Bagian 4 dan 5.

“Masa kecil membentuk empati. Empati membentuk arah kebijakan. Karena itu buku ini dimulai dari sini, agar publik memahami dari mana asal muasal gagasan besar Prabowonomics,” tulis Yonge.

Buku setebal 946 halaman ini mengurai secara lengkap perjalanan pemikiran hingga kebijakan Presiden Prabowo. Dimulai dari Bagian 1 Biografi & Dasar Pemikiran yang mencakup Kehidupan Awal dan Keluarga, Karir Militer, Bisnis, Politik, Pencalonan hingga menjadi Presiden RI ke-8, Asta Cita, Kabinet Merah Putih, Karya dan Penghargaan, serta Pokok-Pokok Pikiran Prof. Dr. Soemitro Djojohadikoesoemo dan Pemenang Nobel Ekonomi.

Dilanjutkan Bagian 2 Konsep Prabowonomics yang membahas Konsep Dasar, Globalnomics, Paradox Ekonomi Global, dan Perang Ekonomi Global. Bagian 3 Program Ekonomi Unggulan mengulas 8 Gerakan Besar mulai dari Swasembada Pangan dan Energi, Ekonomi Udara, Kreatif, Hijau, Biru, Penciptaan Lapangan Kerja, hingga Kewirausahaan Rakyat.

Bagian 4 Program Hasil Terbaik Cepat
merinci 11 program prioritas seperti MBG, CKG, KUR, Bantuan Sosial Terarah, Revitalisasi Sekolah, KIP Kuliah, Penguatan Swasembada Pangan, Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, Pemberantasan Korupsi, dan Pemulihan Bencana.

Bagian 5 Program Ekonomi Prioritas menyoroti 5 gerakan besar di bidang Swasembada Pangan-Energi-Udara, Penyempurnaan Penerimaan Negara, Pemberantasan Kemiskinan, Pupuk langsung ke Petani, serta Rumah Murah dan Sanitasi.

Buku ditutup dengan Bagian 6 Refleksi & Arah Kebijakan yang berisi Kritik, Pujian, Kata Bijak Presiden Prabowo, serta Kebijakan Pemekaran Daerah dan Pembentukan Provinsi Tapanuli. Dilengkapi Lampiran Linimasa Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto.

Penutup
Dengan mengawali dari biografi, buku ini berupaya menunjukkan bahwa kebijakan besar lahir dari pengalaman personal. Prabowonomics ingin mengajak publik melihat bahwa visi ekonomi kerakyatan Presiden Prabowo memiliki akar sejarah, nilai, dan arah yang jelas untuk menjawab tantangan bangsa ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *