
Jakarta, 23 September 2026
Pendiri The Prabowonomics Institute (The PRINT) yang juga Ketua Umum Persatuan Guru Besar Indonesia (PERGUBI), Prof. Dr. Gimbal Doloksaribu, M.M., menyatakan dukungan penuh dan tanpa syarat terhadap instruksi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kepada Mendiktisaintek untuk mengkaji skema Kuliah Gratis di PTN.
“Saya Prof. Dr. Gimbal Doloksaribu, M.M., sebagai Pendiri The Prabowonomics Institute dan Ketua Umum PERGUBI, dengan tegas mendukung kebijakan Presiden Prabowo untuk menggratiskan biaya kuliah di PTN. Ini bukan sekadar kebijakan populis, ini adalah Revolusi Pendidikan dan Investasi Jangka Panjang Bangsa,” ujar Prof. Gimbal di Jakarta, Selasa (23/9).
Menurut Prof. Gimbal, arahan Presiden Prabowo: “Saya minta kepada Mendiktisaintek untuk segera mengkaji secara mendalam skema dan mekanisme agar biaya kuliah di Perguruan Tinggi Negeri dapat digratiskan bagi seluruh mahasiswa yang memenuhi persyaratan,” adalah implementasi nyata amanat konstitusi dan inti dari Prabowonomics.
Prof. Gimbal memaparkan, kebijakan ini akan mewujudkan keadilan sosial, mencegah putus kuliah karena UKT, mencetak SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045, dan meningkatkan kualitas serta daya saing PTN di level global.
Hal senada disampaikan oleh Yonge Sihombing, S.E., M.B.A., Ketua The Prabowonomics Institute (The PRINT) dan Penulis Buku Dwibahasa Prabowonomics.
Ketua The PRINT, Yonge Sihombing, menegaskan bahwa kajian akademik dalam buku Dwibahasa Prabowonomics yang ditulisnya telah mengulas secara mendalam pentingnya investasi besar-besaran negara pada sektor pendidikan tinggi sebagai prasyarat pertumbuhan ekonomi 8%.
“Apa yang diinstruksikan Presiden Prabowo untuk menggratiskan biaya kuliah di PTN adalah nafas utama Prabowonomics yang saya tulis dalam buku Dwibahasa Prabowonomics. Dalam buku tersebut saya tegaskan, pendidikan gratis di PTN adalah jalan tol menuju kedaulatan ekonomi,” ujar Yonge Sihombing.
Yonge menambahkan:
“Sebagai Ketua The Prabowonomics Institute, saya melihat kebijakan Kuliah Gratis ini sebagai strategi jitu untuk memutus rantai kemiskinan. Jika kuliah di PTN gratis, maka anak buruh bisa jadi dirut BUMN, anak petani bisa jadi menteri, anak nelayan bisa jadi jenderal. Inilah pemerataan ekonomi yang sesungguhnya. Ini bukan biaya, ini adalah investasi negara yang return-nya berlipat ganda dalam bentuk produktivitas nasional.”
Yonge Sihombing juga menekankan bahwa skema kuliah gratis di PTN harus diikuti dengan penguatan ideologi kebangsaan dan link and match dengan kebutuhan industri dan BUMN.
“PTN gratis harus melahirkan lulusan yang tidak hanya pintar secara akademik, tapi juga memiliki nasionalisme, patriotisme, dan siap membangun industri nasional. Lulusan PTN gratis harus menjadi garda terdepan hilirisasi, ketahanan pangan dan energi, sesuai visi Presiden Prabowo,” pungkas Yonge Sihombing, S.E., M.B.A.
The PRINT dan PERGUBI siap bersinergi dengan Kemendiktisaintek untuk merumuskan skema kuliah gratis yang berkelanjutan, berkeadilan, dan akuntabel.
Jakarta, 23 September 2026
Hormat kami,
Prof. Dr. Gimbal Doloksaribu, M.M.
Pendiri The Prabowonomics Institute (The PRINT)
Ketua Umum Persatuan Guru Besar Indonesia (PERGUBI)
Yonge Sihombing, S.E., M.B.A.
Ketua The Prabowonomics Institute (The PRINT)
Penulis Buku Dwibahasa Prabowonomics

